Langsung ke konten utama

Translate

Mukjizat Abdul Somad

Belajar dari Ustad Abdul Somad

Da'wah beliau diterima oleh banyak umat muslim nusantara yang didalam negeri maupun yang diluar negri

Video video pengajiannya viral berserakan di FB,IG,YouTube dan medsos lainnya

Yang mendengar penyampaiannya dalam suatu kajian atau ceramah nya semakin semangat untuk memper dalam agama, Seorang presenter acara Da'wah mengatakan pertanyaan yang masuk biasanya 50-60 tapi ketika Ust Shomad mengisi sampai angka 250 ..ini rekor !!!luar biasa bukan?

Ternyata da'wah lurus, jujur, ikhlas itu lah yang sukses mengetuk hati umat

buktinya Ustad Abdul Somad (UAS) tidak pernah mengatakan semua agama benar dan masuk surga, 'Kafir ya kafir muslim ya muslim'. Tak pernah beliau menggadai akidah demi mencari aman. Tetap beliau tetap di cintai umat

UAS juga tegas melarang pemimpin kafir memimpin umat Islam tapi justru orang kafir sendiri ada yang suka mengikuti ceramahnya dan mengaku sukaa sama ceramahnya

UAS juga tidak pernah mendukung LGBT bahkan keras terhadap LGBT bahkan minta pelaku nya di tangkap karena tidak sesuai nilai Pancasila

UAS lantang suaranya menentang kriminalisasi terhadap ulama karena di nilai nya itu sesuatu yang jahat dan keji

Jadi, tidak harus menjual Aqidah untuk mendapatkan umat

Tanpa perlu 'carper' berlaku seakan paling toleransi hinga mengatakan "apapun agamanya selagi dia cinta NKRI pasti mendapatkan tempt terbaik disisi Allah taala" .
.

Belajar dari Ustad Abdul Somad ... untuk dicintai tidak mesti memanipulasi tapi cukuplah menjadi orang yang jujur dalam
berda'wah dan berani dalam mengkampanyekannya

Semoga Allah banyakkan orang orang seperti beliau..Aminn
Panjangkanlah umur beliau Ya Allah, Sehatkan Selalu Dirinya Ya Allah agar selalu bisa memberinpencerahan kepada umat ini, Amin Ya robbal 'Alamin...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sholat Untuk Mengingat Allah

Laksanakanlah sholat wajib dan Sunnah untuk mengingat Allah. Sholat wajib dilaksanakan di masjid dan sholat Sunnah diusahakan Dirumah saja. Mari kita jaga sholat kita, karena sholat adalah amalan yang pertama kali dihisab. Dan sebagai seorang muslim kita wajib untuk Menjalankan sholat 5 waktu. Jangan sampai kita giat Menjalankan amalan yang sebenarnya tidak wajib dan Sunnah. Cuma karena ada unsur Ngaji dan sebagainya itu dianggap baik, padahal tidak ada tuntunannya dalam syariat agama. Dan parahnya, pelaku bidah Bid'ah itu meninggalkan shalat wajib.  Sungguh kezaliman yang nyata, dan ketika diingatkan malah bilang ini kan amalan bagus Ngaji bla bla bla.. tapi berani meninggalkan shalat wajib yang notabene perintah Allah pada Rasulullah. Junjungan kita. اِنَّنِيْۤ اَنَا اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ  اَنَا فَاعْبُدْنِيْ  ۙ  وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah sholat untuk mengingat Aku. ...

Emak Emak

Ada Apa dengan Emak-Emak? Muslimah Cantik Indonesia - Saat ini lagi rame di media sosial istilah BEM, bukan Badan Eksekutif Mahasiswa melainkan Barisan Emak- emak militan. Istilah ini muncul setelah ditangkapnya ibu Asma dewi karena ujaran kebencian terhadap etnis tertentu. Tujuan beliau adalah peduli dengan kondisi saat ini. Lepas dari permaslahan itu, sesungguhnya ada apa di balik emak-emak sekarang yang lagi heboh, baik di dunia nyata ataupun di dunia maya? Kita amati dari sudut pandang usia emak-emak yang sering kita jumpai juga di sosmed atau di dunia nyata. Rata-rata usia di atas 35 hingga 50-an tahun. Berarti mereka mengalami hidup di masa orde baru hinggga masa reformasi hingga masa neolib sekarang. Daru masa radio, walky talky hingga masa handphone, Ipad atau tehnologi elektronik secanggih sekarang. Tak ayal jika telah mengalami manis getirnya kehidupan mulai masa kecil di Orde Lama, hingga masa tua dan hampir tua di masa sekarang. Pengalaman hidup membawa para emak ini untuk ...

Tersenyum

TERSENYUMLAH ! Muslimah Cantik Indonesia      Tertawa yang wajar itu laksana 'balsem' bagi kegalauan dan 'salep' bagi kesedihan. Pengaruhnya sangat kuat sekali untuk membuat jiwa bergembira dan hati berbahagia. Bahkan, karena itu Abu Darda' sempat berkata; “Sesungguhnya aku akan tertawa untuk membahagiakan hatiku”. Dan Rasulullah s.a.w. sendiri sesekali tertawa hingga tampak gerahamnya. Begitulah tertawanya orang-orang yang berakal dan mengerti tentang penyakit jiwa serta pengobatannya."      Tertawa merupakan puncak kegembiraan, titik tertinggi keceriaan, dan ujung rasa suka cita. Namun, yang demikian itu adalah tertawa yang tidak berlebihan sebagaimana dikatakan dalam pepatah; "Janganlah engkau banyak tertawa, sebab banyak tertawa itu mematikan bati." Yakni, tertawalah sewajarnya saja sebagaimana dikatakan juga dalam pepatah yang berbunyi; "Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah." Bahkan, tertawalah sebagaimana Nabi Sulaiman keti...