Langsung ke konten utama

Translate

Mengadu Pada Tuhan


Cukuplah kepada Allah, untukmu mengadu,
Cukuplah hanya Allah, tempatmu mengeluh,

Berharap dengan cara ini Allah berkenan meridhoi,
Dan dengan kebaikanNya yang tak terhingga,
Semoga hati yang gundah menjadi tenang kembali,
Dan segala kesedihan lekas berganti dengan bahagia,

Cukuplah Allah sebagai tempat mengeluh,
Karena Ia yang paling mengerti akan dirimu,
Dan Ia selalu mengusahakan segala yang terbaik untukmu,

Yakinlah wahai hati yang bersedih,
Ketahuilah bahwa Allah begitu menyayangimu,
Ia memberimu kesedihan ini untuk menyadarkanmu akan telah jaunya engkau berjalan ke arah yang salah,

Ketahuilah bahwa Allah merindukanmu,
Kembalilah kepadaNya,
Dia menunggu kedatanganmu untuk kembali kejalanNya,

Karena telah Ia siapkan hadiah yang indah lagi menawan untukmu,
Sebuah tempat beristirahat yang baik di akhir perjalanan,
Yang akan membuatmu lupa betapa lelahnya berjalan,

Sudahi sedihmu,
Datanglah kepada Allah dan cukupkan hatimu denganNya,
Lalu yakinilah bahwa segalanya akan baik-baik saja dan akan berakhir bahagia,
Insyaallah 😊
.
Semoga bermanfaat
.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...