Langsung ke konten utama

Translate

Indonesia Tanpa Pacaran

Maafkan aku.

Bukan berarti untuk membuangi perasaan mu

Atau membuat goresan luka di hati mu.



Adalah saat kau nyatakan perasaan mu terhadap ku dan menawarkan padaku untuk bisa melakukan hubungan, namun aku tolak dengan penuh ketegasan



Karena hubungan yang kau tawarkan, kuanggap tak lebih dari sebuah permainan



Kuanggap Permainan karena hubungan itu tanpa kepastian dan kejelasan.

Hubungan yang di dalam nya penuh dusta dan kemaksiatan.



Maka apa yang bisa ku harapkan ?, jika pada ahirnya hanya menuntunku menuju kehancuran iman?



Pacaran

Mungkin bagi sebagian orang terlihat membahagiakan namun bagiku penuh kemungkaran.



Karena disana mungkin saja aku menemukan kecintaan yang berbalut dengan liburan palsu.



Adalah dusta saat kau menawarkan dasar cinta.

Karena cinta seharus nya menjaga tidak merusak nya dengan melakukan dosa



Yang benar adalah Anda mencari hubungan atas dasar nafsu semata. Dan umum, nafsu hanya akan menuntun pada keburukan



Sebab, sejatinya tidak ada yang salah dengan jatuh cinta. Yang salah adalah saat jatuh cinta, kita akan melahirkan ikatan yang sudah jelas Allah melarang nya



Jika memang mengaku cinta, buktikan dengan hubungan yang di ridhoi Nya, bukan hubungan yang mengundang kemurkaan Nya



Aku menolak pacaran.

Karena aku sadar, perasaan cinta terlalu suci jika diikat dengan hubungan yang penuh kemaksiatan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...