Langsung ke konten utama

Translate

Saudara Seiman


Muslimah Cantik Indonesia
Sekarang saya mengerti,
Mengapa Allah menempatkan saya bersama 5 orang akhwat lainnya disana, disebuah ruang sederhana, berpanas, berpeluh, bersakit menangis, tertawa, risau, sedih dan bahagia bersama...
Sungguh persaudaraan karena iman itu tidak dapat ditukar dengan uang,
Mereka wanita-wanita luar biasa, sungguh luar biasa, sentiasa menjaga adab, melaksanakan yang wajib dan sentiasa mengamalkan sunnah 24 jam setiap harinya,
Sentiasa menyemangati saya sembari berkata,
"Ayo...ayo kita belajar taat"
Atau terkadang membakar semangatku yang tengah terlelap dengan kalimat,
"Ayo kita padamkan api yang menyala-nyala itu dengan shalat, bangun...bangun!!"
Saya selalu mengingat kalimat terakhir mereka sebelum kami berpisah,
"Amalkan semua yang kau dapatkan didalam majelis ini, berusahalah walaupun kau terjatuh lagi dan lagi, ingat tidak ada keselamatan selain dengan cahaya Islam"
Dengan terisak-isak aku katakan dalam hatiku, semoga Allah membalas kalian semua dengan Jannah-Nya, Aamiin...
Ketika engkau memilih untuk berhijrah,
Maka kau akan menemukan siapakah sahabatmu yang sebenarnya,
Sambil menenteng tasku dan melangkah keluar hatiku berkata,
Benarlah apa yang dikatakan oleh Imam Syafi'i,
Air tidak akan mengalir ketempat yang tinggi, namun ia akan turun menuju tempat yang rendah,
Berendah diri dalam menuntut ilmu, dan bersungguh-sungguh dalam mengamalkannya, maka kau akan dapatkan ilmu-ilmu lainnya dari para penuntut ilmu sejati yang akan dengan senang hati membaginya kepadamu,
Aku lalu tersenyum kecil, sembari mengingat, banyak yang kucatat didalam buku catatanku....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sholat Untuk Mengingat Allah

Laksanakanlah sholat wajib dan Sunnah untuk mengingat Allah. Sholat wajib dilaksanakan di masjid dan sholat Sunnah diusahakan Dirumah saja. Mari kita jaga sholat kita, karena sholat adalah amalan yang pertama kali dihisab. Dan sebagai seorang muslim kita wajib untuk Menjalankan sholat 5 waktu. Jangan sampai kita giat Menjalankan amalan yang sebenarnya tidak wajib dan Sunnah. Cuma karena ada unsur Ngaji dan sebagainya itu dianggap baik, padahal tidak ada tuntunannya dalam syariat agama. Dan parahnya, pelaku bidah Bid'ah itu meninggalkan shalat wajib.  Sungguh kezaliman yang nyata, dan ketika diingatkan malah bilang ini kan amalan bagus Ngaji bla bla bla.. tapi berani meninggalkan shalat wajib yang notabene perintah Allah pada Rasulullah. Junjungan kita. اِنَّنِيْۤ اَنَا اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ  اَنَا فَاعْبُدْنِيْ  ۙ  وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah sholat untuk mengingat Aku. ...

Emak Emak

Ada Apa dengan Emak-Emak? Muslimah Cantik Indonesia - Saat ini lagi rame di media sosial istilah BEM, bukan Badan Eksekutif Mahasiswa melainkan Barisan Emak- emak militan. Istilah ini muncul setelah ditangkapnya ibu Asma dewi karena ujaran kebencian terhadap etnis tertentu. Tujuan beliau adalah peduli dengan kondisi saat ini. Lepas dari permaslahan itu, sesungguhnya ada apa di balik emak-emak sekarang yang lagi heboh, baik di dunia nyata ataupun di dunia maya? Kita amati dari sudut pandang usia emak-emak yang sering kita jumpai juga di sosmed atau di dunia nyata. Rata-rata usia di atas 35 hingga 50-an tahun. Berarti mereka mengalami hidup di masa orde baru hinggga masa reformasi hingga masa neolib sekarang. Daru masa radio, walky talky hingga masa handphone, Ipad atau tehnologi elektronik secanggih sekarang. Tak ayal jika telah mengalami manis getirnya kehidupan mulai masa kecil di Orde Lama, hingga masa tua dan hampir tua di masa sekarang. Pengalaman hidup membawa para emak ini untuk ...

Tersenyum

TERSENYUMLAH ! Muslimah Cantik Indonesia      Tertawa yang wajar itu laksana 'balsem' bagi kegalauan dan 'salep' bagi kesedihan. Pengaruhnya sangat kuat sekali untuk membuat jiwa bergembira dan hati berbahagia. Bahkan, karena itu Abu Darda' sempat berkata; “Sesungguhnya aku akan tertawa untuk membahagiakan hatiku”. Dan Rasulullah s.a.w. sendiri sesekali tertawa hingga tampak gerahamnya. Begitulah tertawanya orang-orang yang berakal dan mengerti tentang penyakit jiwa serta pengobatannya."      Tertawa merupakan puncak kegembiraan, titik tertinggi keceriaan, dan ujung rasa suka cita. Namun, yang demikian itu adalah tertawa yang tidak berlebihan sebagaimana dikatakan dalam pepatah; "Janganlah engkau banyak tertawa, sebab banyak tertawa itu mematikan bati." Yakni, tertawalah sewajarnya saja sebagaimana dikatakan juga dalam pepatah yang berbunyi; "Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah." Bahkan, tertawalah sebagaimana Nabi Sulaiman keti...