Langsung ke konten utama

Translate

Sarden Sederhana Nikmat • Marimasak

Walaupun sarden kalengan siap saji itu bisa langsung di makan tapi menurut saya rasanya kurang gurih aja..saya lebih suka dimasak lagi dengan tambahan irisan tomat,bawang dan cabe..Hhmm jadi lebih enak tentunya..pas dilidah pemasaknya..Hhehhee..😁😁😁
.
.
.
Resep mudahnya ada dibawah ini 👇👇
.
.
.

Sarden Sederhana

Bahan-bahan ::
2 Kaleng Sarden Siap Saji
2 sdm Minyak untuk menumis
1/2 Siung Bawang bombai iris dadu kecil
4 Siung Bawang Putih iris tipis
5 Siung Bawang Merah iris tipis
3 buah Cabe Merah iris serong
6 buah Cabe Rawit iris serong (opsional)
2 Buah Tomat iris kotak
Secukupnya Garam
Secukupnya Gula
1/2 sdt Kaldu Bubuk
500 ml Air
1 sdm Kecap manis (Boleh skip)

Langkah-langkah ::
Siapkan penggorengan..panaskan minyak goreng, masukkan semua irisan bawang, irisan cabe dan irisan tomat,masak hingga harum dan tomat layu.
Masukkan sarden beserta kuah saosnya..tuang air,beri garam,gula pasir, kaldu bubuk & kecap manis, aduk rata. Masak hingga matang. Siap sajikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...