Langsung ke konten utama

Translate

Resep Paru Goreng • Marimasak

Resep PARU GORENG ✌🏻
.

Marimasak
.
Pas mau berangkat ke Inggris tahun lalu ada keluarga bilang “puas-puasin makan yg ga dijual disana...” apa itu? Ya semacam jeroan, ceker, kikil, burung dara dkk. Begitu sampe sini ya sih emg ga ada dijual si supermarket jeroan2 begini tapi kl di butcher India mah “BANYAK dan MURAH MERIAH 😂”.
.
Seinget saya di Indonesia paru sekilo msh kisaran 65rb ya nah disini 2 kg cuma £1 (18ribu) 😂. Kikil juga sekitar 20rb 1 kg lebih... jadilah surga dunia untuk penyuka beginian ✌🏻. Si paru ini pula kl di rumah makan padang jadi list pertama yang saya cari pas di Indo hehe. .
.
PARU GORENG .
.
Bahan :
1 kg Paru
3 siung bawang putih
1/2 sdt ketumbar
Tapioka secukupnya.
Garam
Daun Jeruk
.
CARA MEMBUAT :
1. Rebus paru di air mendidih, beri garam dan daun jeruk.
2. Jika sudah empuk angkat potong tipis lebar.
3. Uleg bawang putih, ketumbar garam. Lalu balurkan ke paru sampai rata, gulingkan ke tapioka satu per satu, goreng sampai kering dan matang.
.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...