Langsung ke konten utama

Translate

Resep Empal Goreng Sambel Korek • Marimasak

Kangen sambal nih ceritanya...yowes akhirnya menu makan siang saya hari ini empal daging sapi goreng dan sambal korek..simple buatnya dan mantap sambalnya...nikmatnyaahh 👍😀 yuk makan siang... 😊🍴🍛
.
.
Empal Goreng Sambal Korek

Bahan-bahan ::
500 gr Daging Sapi (Rebus/presto hingga empuk,iris)
150 ml Minyak Goreng
Bumbu Halus ::
4 Siung Bawang Putih
1 sdm Ketumbar
2 cm Kunyit
1 sdt Asem Jawa
1 sdt Gula Merah (Disisir)
Garam Secukupnya
Penyedap Rasa Secukupnya
100 ml Air
Bahan Sambal ::
15 buah Cabe Rawit (Opsional)
3 buah Cabe Merah (Opsional)
3 Siung Bawang Putih
1/2 sdt Terasi
Garam Secukupnya
Penyedap Rasa Secukupnya
Gula Pasir Secukupnya
3 sdm Minyak Goreng Panas
Pelengkap ::
Nasi Hangat
Ketimun
Kol/kubis

Langkah-langkah ::
Siapkan wadah,tuang bumbu halus kemudian lumuri daging dengan bumbu hingga rata sambil ditekan-tekan dengan jari..simpan dalam kulkas (Bisa juga langsung digoreng).
Panaskan sedikit minyak, goreng daging hingga setengah matang/sesuai selera. Angkat dan tiriskan.
Membuat sambal,siapkan cobek dan letakkan smua bahan sambal,uleg hingga halus kemudian beri minyak goreng panas sisa menggoreng daging tadi,uleg lagi hingga rata.
Empal daging sapi goreng dan sambal korek ala saya siap disajikan dengan nasi hangat dan lalapan... enak sekali.. 👍😀
.
.

.
.
#dapurmungilbundaniasyifa #cookpad #masakanrumahan #masakanroemahan #homemade #makansiang #empalgorengdagingsapi #empalgoreng #empal #sambalkorek #alhamdulillah #maknyus #menusederhana #masakanindonesia #masakanenak #masakanbunda #instafood #hobimasak #sukamasak #doyanmasak #hobbycooking #happycooking #shareresep #berbagiresep #yukbelajarmasak 😀🍳🍝🍮🍶

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...