Langsung ke konten utama

Translate

Resep Dan Cara Membuat Keciput Imut • Marimasak

Keciput Imut

beberapa hari ini lg mood ngeshare kueh jadul , sekalian nostalgia masa kecil,dlu sering bantuin nenek dan umah aku bikin kue ini ,tp bantuinnya sambil ngedumel krn yg dibikin sampek sepanci guede rasanya nggak selese2.😂
Dulu nenek aku suka bikinnya pake tepung ketan hitam yg dibikin sendiri tepungnya(homemade) dan nggak make santan tp makek air kapur sirih konon katanya spy lbh renyah (emang bner si)

Cobain yuk 
Keciput 
Bahan 
1 btr telur
1 btr kuning telur 
4 sdm gula pasir (haluskan dgn grinder)
120 ml santan kental
1 sdt garam 
200 gr tepung ketan 
1/2 sdt Bp
1/2 sdt Bs
Wijen secukupnya
Minyak untuk menggoreng 
Cara 
1.campur telur,kuning telur dan gulpas kocok 
2. Masukan santan dan garam aduk hingga tercampur rata

3.masukan tepung ketan yg sdh di campur baking soda,baking powder dan sudah di ayak sambil diaduk rata

4. Bentuk adonan bulat2 ato memanjang (spt punya sy) lalu gulingkan diatas wijen ,ulangi hingga adonan habis

5. Goreng dengan minyak banyak panas dan api sedang - besar hingga kecoklatan 
Tips dr umah saya ,agar wijennya nempel tdk lepas2 sblm digunakan wijen di cuci dlu lalu ditiriskan dan siap pakai 
Kalo mau pakai air kapur sirih kira2 jmlahnya sama spt jumlah santan ya, ambil yg beningnya, tuang perlahan sampai adonan bisa dipulung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...