Langsung ke konten utama

Translate

Resep Coto Makassar Legendaris • Marimasak


Resep Coto Makassar Legendaris • Marimasak

Assallamuallaikum soreee...alhamdulillah pertama kali bikin coto makassar dan berhasil rasanya pengen jingkrak2. Diajari sama bunda yang memang asli makasar, makasi ya bun buat resep dan tutorial jarak jauhnya bun, enakkk polll coto nya 😋 orang rumah pada suka udah mirip yang dijual2 kt mereka 🤣. Resepnya saya gak pake santan sama air tajin asli pk kaldu daging aja.

Resep coto makasar :

Bahan :
500 gr daging sapi
250 gr hati sapi
250 gr paru sapi
250 gr kacang tanah digoreng
4 lembar daun jeruk
2 lembar daun salam
Serai geprek
Lengkuas geprek
Jeruk
Garam
1 batang Gula merah
Gula pasir
Penyedap rasa

Bumbu halus :
6 siung bawang putih
10 siung bawang merah
5 butir kemiri
Ketumbar
Lada
Jintan
Jahe

Cara buat
1. Rebus daging, hati dan paru sapi setelah empuk buang airnya. Potong2 daging, hati dan paru sisihkan
2. Rebus air bersih setelah mendidih masukan potongan daging, hati dan paru
3. Tumis bumbu halus bersama daun jeruk, daun salam, serai, lengkuas sampai wangi masukan ke rebusan air tadi
4. Blender kasar kacang tanah goreng masukan ke air rebusan masukan gula merah, gula pasir, garam dan penyedap aduk2 tes rasa sajikan bersama ketupat dan taburan bawang goreng, daun bawang serta sambal.

Sambal rawit : bawang merah dan putih cabe merah, cabe rawit dihaluskan beri sejumput garam

#cotomakasar #cotomakassar #coto #kuliner #kulinerindonesia #doyancooking #fotomasak #shareresep #berbagiresep #kulinermakasar #tradisionalfoodindonesia #masakantradisional #masakanindonesia #kulinerkeluarga #buatansendiri #enakkkk #foodie #foodlovers #foodpict #foodporn #belajarmasak #homade

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...