Langsung ke konten utama

Translate

Pengabdi Nafsu • Fatwa NU


Pengabdi Nafsu • Fatwa NU

Suatu ketika Imam Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Ghozali bertanya, "Wahai murid-muridku sekalian, coba kalian jawab. Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?" Murid-muridnya menjawab, "Orang tua, guru, kawan, dan sahabatnya". Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "MATI". Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua, "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?".
Murid -muridnya menjawab "Negara Cina, bulan, matahari dan bintang -bintang". Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan itu adalah benar. Tapi yang paling benar adalah "MASA LALU". Walau dengan apa cara sekalipun kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama.

Lalu Imam Ghozali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga, "Apa yang paling besar di dunia ini?". Murid-muridnya menjawab, "Gunung, bumi dan matahari". Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "NAFSU"
Nafsu adalah hal penentu pada diri manusia. Ingin bahagia yang hakiki? Kendalikanlah nafsumu, ingin celaka selamanya? Turuti nafsumu. Pengendalian nafsu adalah kunci dalam hidup ini. Itulah pesan tersembunyi dari Imam Ghozali.

***
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #nafsu #imamghozali #ayyuhalwalad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...