Langsung ke konten utama

Translate

Ilmu Agama Akan Menghidupkan Hati Yang Mati

#Percikan_Iman_Pagi

📚 *ILMU AGAMA AKAN MENGHIDUPKAN HATI YANG MATI*

◽عن معاوية بن أبي سفيان - رضي الله عنهما -، قال: سمعت رسول الله ﷺ يقول : « من يرد الله به خيراً يفقهه في الدين ».

[ رواه البخاري (٧١)، ومسلم (١٠٣٧) ]

▪ *Dari Mu'awiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu* *'anhuma, beliau berkata:* *"Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:*

"Barangsiapa yang Allah ﷻ menghendaki kebaikan kepadanya, maka Allah akan berikan pemahaman dalam agamanya".

📕HR.Bukhari : 71 dan Muslim : 1037
________________

  
▫قال ابن الجوزي - رحمه الله -:
« العلم هو الأصل الأعظم، والنور الأكبر ».
[ «صيد الخاطر» (ص١١٣) ]

و « الجهل هو الموت الأكبر ».
[  «مجاني الأدب في حدائق العرب» (٢ /١٣٣) ]

*▪Ibnul Jauzy rahimahullah berkata :*

Ilmu adalah asas yang paling agung dan cahaya yang paling besar (mengagungkan).

📘Shoidul Khothir : 113

Dan kejahilan adalah kematian yang besar (sebenarnya).

📘Majanil Adab fi Hadaiqil Arobi : 2/133
______________________

▫وقال ابن حجر -رحمه الله-:
« فكما أن الغيث يحيي البلد الميت؛ فكذا علوم الدين تحيي القلب الميت ».
[«فتح الباري» (١/١٧٧)]

*▪Ibnu Hajar rahimahullah berkata :*

Sebagaimana hujan akan menghidupkan negeri yang mati, maka demikian pula ilmu agama akan menghidupkan hati yang mati.

📘Fathul Bary 1/177
_________________
▫قال الإمام ابن القيم -رحمه الله-:
« فالعلم: إن لم يكن لله  كان للنفس والهوى.
والعمل: إن لم يكن لله كان للرياء والنفاق ».
«عدة الصابرين» (ص٩٧) ]

*▪Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :*

Ilmu apabila bukan karena Allah ﷻ maka itu untuk dirinya dan hawa nafsunya,
dan amalan apabila bukan karena Allah ﷻ maka berarti karena riya' dan nifaq.

📘Iddatu as-Shobirin : 97
__________________

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...