Langsung ke konten utama

Translate

Bolu Karamel Sarang Semut • Marimasak

BOLU KARAMEL aka SARANG SEMUT

Bismillah.. Akhirnya berhasil buat kue sarangsemut💃. Nah.. buat yang ndak punya oven dan pingin buat kue ini ,jangan kecil hati.. karena kue sarangsemut bisa di buat dengan cetakan kue lumpur😉.
.
.

Dan kabar baiknya lagi.. kalau dengan cetakan insyallah kue nya nyerat nya sempurna💃💃..
.
.

ok saya bagikan resep nya .
.
.
.
BOLU KARAMEL aka SARANG SEMUT
______________________________________
Recipe: Neni Pohan
.
Bahan l
150 gr gula pasir
125 ml air panas
100 ml air suhu ruang
.
Bahan ll
125 ml SKM putih
50 gr butter, lelehkan
3 butir telur
Sejimpit vanilli bubuk
1 sdt baking soda
1/4 sdt bpda
125 gr terigu protein sedang
.
.
Cara membuat:
1. Buat karamel terlebih dahulu (bahan l). Panaskan gula pasir diatas wajan dengan api sedang tapi cenderung kecil. Aduk aduk gula sampai gula mencair semua. Setelah mencair semua masukkan air panas sedikit demi sedikit. Aduk hingga gula tercampur dengan air. Matikan api, masukkan air suhu ruang. Aduk rata. Sisihkan, biarkan karamel menjadi dingin (suhu ruang).
2. Aduk skm dalam bowl menggunakan whisk selama 2 menit, kemudian masukkan butter leleh. Aduk lagi selama 2 menit.
3. Masukkan telur satu per satu. Aduk asal tercampur rata.
4. Tambahkan vanilli bubuk, bs dan bpda. Aduk hingga rata. Masukkan tepung terigu. Aduk hingga rata dan tidak ada yg bergerindil.
5. Masukkan gula karamel kedalamnya. Aduk rata.
6. Tuang kedalam loyang yg telah dioles dengan margarin tipis tipis. Oven dengan suhu 180 hingga matang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...