Langsung ke konten utama

Translate

Tips Berinteraksi Dengan Sesama • Aulia Izzatunisa

🍃Tips Berinteraksi Dengan Manusia tanpa Sakit Hati 🍃
_____________________________

Bergaul dengan manusia tidak selamanya menyenangkan jiwa. Mendengar perkataan mereka, hati kadang tak tenang rasanya.

Melihat perilaku mereka, seolah lebih baik tak pernah kenal saja. Demikianlah, karena kita manusia: punya lebih, punya kurang, punya rasa.

Lantas, bagaimana caranya agar bahagia dalam bergaul dengan manusia?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah memberikan tipsnya.
Beliau berkata:

                                  ‎وَالسَّعَادَةُ فِي مُعَامَلَةِ الْخَلْقِ:

Dan (cara) bahagia dalam bergaul dengan manusia adalah…

                                                  ‎أَنْ تُعَامِلَهُمْ لِلَّهِ
Engkau bermuamalah dengan mereka semata-mata karena Allah… ‎

فَتَرْجُوَ اللَّهَ فِيهِمْ وَلَا تَرْجُوَهُمْ فِي اللَّهِ
  
Kau inginkan wajah Allah dalam mempergauli mereka dan jangan harapkan wajah mereka dalam ibadahmu kepada Allah…

                        ‎وَتَخَافَهُ فِيهِمْ وَلَا تَخَافَهُمْ فِي اللَّه    

Kau takut kepada Allah dalam mempergauli mereka dan jangan takut kepada mereka dalam ibadahmu kepada Allah…

               ‎ِوَتُحْسِنَ إلَيْهِمْ رَجَاءَ ثَوَابِ اللَّهِ لَا لِمُكَافَأَتِهِمْ

Kau berbuat baik kepada mereka untuk mencari ganjaran pahala dari Allah, bukan mencari balasan duniawi dari mereka… ‎
وَتَكُفَّ عَنْ ظُلْمِهِمْ خَوْفًا مِنْ اللَّهِ لَا مِنْهُمْ.
   
Kau menjaga diri agar tidak menzalimi mereka, semata-mata karena takut kepada Allah, bukan takut kepada mereka…

(Majmu al-Fatawa 1/51)

🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...