Langsung ke konten utama

Translate

Curahan Hati Wanita • Aulia Izzatunisa

Aku bukan wanita sempurna.
Yang terhindar dari dosa.
Yang tak pernah melakukan kesalahan.

Namun aku sama sepertimu.
Yang sedang belajar.
Belajar untuk memperbaiki diri.
Belajar untuk lebih mengenal akhirat.

Aku tidak lebih baik darimu.
Aku disini, masih fakir ilmu.
Jangan kamu berfikir karena pakaianku aku lebih baik darimu.
Jangan kamu berfikir karena dakwahku, aku lebih baik darimu.

Mungkin, aibku lebih banyak darimu.
Namun Allah menutupi itu semua dengan kasih sayangNya.

Bukan pujian yang aku inginkan.
Bukan beribu 'likes' yang aku inginkan.
Bukan beribu 'followers' yang aku inginkan.

Ilmu ini milik Allah.
Maka aku persembahkan ini hanya untukNya.

Aku hanya ingin mencari ridhaNya.
Aku hanya ingin meraih cintaNya.
Aku hanya ingin menyebarkan kebaikan yang mungkin bermanfaat untukmu.

Jika aku salah, tegurlah.
Aku tak akan marah :')
Karena pengetahuanku masih kurang akan ilmu agama.

Aku menyayangimu, sahabat.

Maka izinkan aku untuk mengajakmu ke jalan yang lurus.
Dan ajaklah aku untuk menuju kebaikan.
Karena aku pun ingin hidup bersamamu di Syurga nanti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah

Perbaiki Wudhu, Supaya Di Hari Kiamat Wajah Bercahaya Sebagai Umat Rasulullah dari Abu Hurairah Radliyallahu'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dari pekuburan, lantas beliau mengucapkan, " Assalamu'alaikum wahai penghuni negeri kaum mukmin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin melihat saudara-saudaraku!" mereka berkata, "Wahai Rasulullah, Bukankah kita semua ini bersaudara?" beliau menjawab, "Ya, kalian adalah sahabat dan saudaraku dan tidak akan datang lagi setelah ini. Aku akan mendahului kalian menuju Haudl." Mereka berkata, Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! bagaimana engkau tahu orang-orang setelah engkau dari umatmu?" beliau bersabda: "Apakah kamu tahu kalau seseorang mempunyai seekor kuda yang ada putih-putihnya di ujung kepalanya yang berada di antara kuda-kuda yang hitam pekat? Bukankah ia akan mengenali kuda-kudanya?" mereka berkata, "Ya, tentu." Beliau mener...